SEKAYU, MUBA BERSUARA —
mubabersuara.web.id - Bayung Lencir, Harga lelang karet dua mingguan di Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, mengalami penurunan pada periode Senin, 29 Juni 2026.
Berdasarkan hasil lelang yang diumumkan UPPB Bayung Lencir, harga tertinggi yang berhasil dicapai sebesar Rp22.302 per kilogram, atau turun Rp2.057 dibandingkan periode lelang sebelumnya yang mencapai Rp24.359 per kilogram.
Pada lelang kali ini, Joko Sanyoto dari Bayung Lencir ditetapkan sebagai pemenang lelang dengan penawaran tertinggi sebesar Rp22.302 per kilogram.
Sementara itu, papan informasi lelang mencatat terdapat 402 peserta dengan total 919 keping bokar yang mengikuti proses lelang.
Harga dasar ditetapkan sebesar Rp22.300 per kilogram, sedangkan harga pabrik (KKK 100 persen) tercatat Rp34.280 per kilogram.
Beberapa penawaran yang masuk dalam proses lelang antara lain:
- Joko Sanyoto (Bayung Lencir): Rp22.302/kg
- M. Kusnadi (PT I Palembang): Rp21.739/kg
- Ahyanda (PT Djambi Waras): Rp21.401/kg
- Sumito (PT Pinao): Rp21.399/kg
- Rudi Wijaya (Jambi): Rp21.660/kg
- M. Yasin (PT Mardec): Rp21.025/kg
Meski mengalami koreksi harga dibandingkan periode sebelumnya, sistem lelang melalui UPPB tetap menjadi salah satu alternatif pemasaran bokar yang dinilai mampu memberikan harga yang lebih transparan dan kompetitif bagi petani karet.
Baca juga: 6 Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Terbaru Ketua Yayasan IFSR
Lelang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, dengan harapan kondisi pasar kembali membaik sehingga mampu memberikan harga yang lebih menguntungkan bagi para petani karet di Kecamatan Bayung Lencir dan sekitarnya.
sumber: UPPB Bayung Lencir.
Rekomendasi Sponsor